(Foto: Begawan Mintaraga saat bertanding)
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pesilat muda Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dalam ajang International Indonesian Open Championship 4th 2026 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, 14–21 September 2026.
Pesilat muda dari PSHT Cabang Jakarta Timur, Begawan Mintaraga, berhasil keluar sebagai juara pada kategori Kelas A Putra Usia Dini, sekaligus kategori Pesilat Terbaik Putra Usia Dini.
Prestasi tersebut menjadi catatan tersendiri bagi keluarga sekaligus bagian dari persembahan untuk memperingati 104 tahun berdirinya PSHT.
Begawan Mintaraga merupakan putra dari Ageng Sambodro, anggota Pengurus Pusat PSHT pada Biro Silat, Seni dan Tradisi, dan Suharti, yang juga merupakan Ketua Lembaga Silat Festival PB IPSI sekaligus pelatih Begawan.
Keberhasilan Begawan di arena pertandingan tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga. Prestasi tersebut juga memperlihatkan proses pembinaan pesilat usia dini yang terus dilakukan untuk melahirkan generasi PSHT yang mampu berprestasi di bidang olahraga pencak silat.
Bagi keluarga, pencapaian tersebut menjadi momentum untuk mempersembahkan hasil latihan dan perjuangan seorang pesilat muda dalam rangkaian peringatan 104 tahun PSHT.
“Di sisi lain, prestasi Begawan Mintaraga turut menegaskan komitmen PSHT untuk terus mendorong pembinaan generasi muda melalui olahraga pencak silat.” Ujar Suharti.
Pembinaan sejak usia dini menjadi bagian penting dalam menyiapkan pesilat yang tidak hanya memiliki kemampuan teknik di gelanggang, tetapi juga memiliki pengalaman berkompetisi dan mental bertanding.
Gelar juara yang diraih Begawan di International Indonesian Open Championship 4th 2026 pun menjadi salah satu buah dari proses tersebut.
“Di usianya yang masih dini, Begawan telah mencatatkan pengalaman penting di arena kompetisi. Prestasi itu sekaligus menjadi langkah awal untuk terus berkembang dan menapaki jenjang prestasi berikutnya.” Jelas Ageng.
Dengan raihan ini, PSHT berkomitmen penuh terhadap PB IPSI untuk siap mensupport dan memberi dukungan nyata di bidang olah raga pencak silat.
Bagi PSHT, setiap prestasi yang lahir dari proses pembinaan menjadi bagian dari perjalanan panjang menciptakan generasi pesilat yang mampu mengharumkan nama organisasi, sekaligus memberikan kontribusi bagi perkembangan olahraga pencak silat Indonesia.