Delegasi Persaudaraan Setia Hati Terate yang dipimpin Ketua Umum, Dr Ir.Muhammad Taufiq, SH, M.Sc Senin (27/2) mengunjungi Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di Kantor Kemenhan di Jl. Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Tujuan kunjungan adalah menyampaikan usulan strategy penyebaran pencak silat di luar negeri dan penyampaian dukungan terhadap Program Bela Negara Kemenhan.

Dalam rilisnya PSHT mengusulkan agar penempatan atase militer dan polri oleh Menhan dan Panglima sekaligus disertai penugasan untuk mendirikan cabang pencak sehingga secara bertahap bisa mencapai syarat 70 negara untuk didaftarkan jadi cabang OR yang dipertandingkan di Olimpiade.

“Ini untuk memenuhi panggilan Presiden Jokowi saat menutup kejuaraan dunia pencak silat yang masih diikuti 41 negara,” tegas Muhammad Taufik.

Di saat yang sama, Ketua PSHT juga menyatakan keinginan untuk menyertakan 3 jt anggota PSHT untuk mendukung Program Bela Negara dari Kemenhan. Terkait hal ini, Menhan menyambut positif.

“Wah, PSHT akan menjadi ormas bela diri yang pertama yang akan bergabung. Kita segera atur MoU segera. Tolong nanti pertunjukan pencak dulu sebelum MOU ya,” kata Ryamizard.

Sementara itu, anggota Komisi XI DPR RI daru FPDI, Eva Sundari yang ikut menyertai delegasi PSHT menegaskan bahwa Bela Negara harus pula disertai perspektif budaya nasional sebagai manifestasi ideology Pancasila. “Ini sesuai tantangan keamanan dan pertahanan berupa perang proksi via perdagangan narkoba, serangan radikalisme, maupun trafiking manusia”, tegas Eva Sundari. (sumber: Elshinta.com)