Modernisasi Sistem Evaluasi Tanpa Meninggalkan Nilai Tradisi

Jakarta Selatan, 14 Februari 2026 — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jakarta Selatan resmi menerapkan sistem digital dalam pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) sebagai bagian dari komitmen modernisasi organisasi dan peningkatan kualitas pembinaan anggota.

Langkah ini merupakan inovasi strategis dalam mengintegrasikan teknologi dengan sistem evaluasi tradisional yang selama ini dijalankan secara konvensional. Digitalisasi UKT mencakup proses pendaftaran online, pengelolaan data peserta terpusat, sistem penilaian berbasis digital, hingga penerbitan hasil ujian secara elektronik.

Ketua PSHT Cabang Jakarta Selatan, Sunarno menyampaikan bahwa transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam proses ujian, tanpa mengurangi nilai-nilai luhur ajaran Setia Hati Terate.

“Digitalisasi bukan berarti meninggalkan tradisi. Justru ini adalah bentuk ikhtiar kami untuk menjaga kualitas pembinaan dengan sistem yang lebih tertata, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.” Ucapnya.

Dengan sistem digital, proses administrasi menjadi lebih cepat dan tertib, meminimalisir kesalahan pencatatan, serta memudahkan monitoring hasil evaluasi oleh pelatih dan pengurus cabang. Selain itu, data peserta tersimpan dengan aman dan dapat diakses sesuai kebutuhan organisasi.

Implementasi ini juga menjadi bagian dari visi jangka panjang PSHT Cabang Jakarta Selatan dalam membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan, terstruktur, dan berbasis teknologi, khususnya di wilayah Jakarta Selatan yang memiliki jumlah anggota aktif cukup besar.

Meskipun demikian, nilai-nilai utama seperti kedisiplinan, etika, persaudaraan, dan penguatan mental-spiritual tetap menjadi fondasi utama dalam setiap proses UKT. Digitalisasi hanya menjadi sarana pendukung, bukan pengganti esensi pendidikan karakter yang selama ini dijunjung tinggi.

Ke depan, sistem ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi cabang lain dalam mengembangkan inovasi serupa, sehingga pembinaan anggota PSHT semakin berkualitas dan relevan di era digital.