BANJARMASIN – Puluhan warga dan siswa sabuk putih Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Banjarmasin, Kalimantan Selatan menggelar aksi bersih-bersih lingkungan pada Minggu (31/5/2026) pagi.

Ketua Dua Bidang Kepelatihan PSHT Banjarmasin, Sutoyo mengatakan, PSHT selain berlatih pencak silat juga wajib peduli dengan lingkungan sekitar.

“PSHT tidak cuma belajar mukul nendang, tapi juga sikap peduli dengan kebersihan, termasuk lingkungan sekitar tempat latihan agar keberadaan kita bermanfaat untuk masyarakat.” Ucap pria yang akrab disapa “Mas Gendut” ini.

Kegiatan gotong royong ini dipusatkan di sekitar area tempat latihan, yaitu di RT 21, Komplek Putri Duyung, Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Aksi peduli lingkungan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat setempat dan siswa PSHT dari berbagai ranting di lingkup wilayah Cabang Banjarmasin.

Selain untuk menjaga kebersihan, kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan falsafah Memayu Hayuning Bawono, yang berarti memperindah keindahan dunia atau menjaga kelestarian alam.

“Ilmu PSHT itu dalam, gak cuma pencak silat aja, tapi ada yang namanya “Memayu Hayuning Bawono” dan itu harus bisa kita amalkan bersama.” Tambah gendut.

Sesepuh PSHT Banjarmasin, Darno menilai, Menurutnya kolaborasi antara warga dan organisasi pencak silat sangat efektif dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan kondusif.

“Ini langkah kita bersama untuk mempererat rasa kebersamaan, dan jalinan silaturahmi antara masyarakat dan PSHT, biar kehadiran kita bisa bermakna.” Tandas Darno.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah untuk mempererat tali silaturahmi, serta pembekalan untuk siswa putih sebagai langkah persiapan untuk ke jenjang pengesahan.