Dalam rangka merespons dinamika era digital dan transformasi informasi, Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) secara resmi menyelenggarakan Pelatihan Strategi Media Sosial di Aula TMII, Minggu (17/5/2026).
Pelatihan ini bertujuan untuk mencetak humas dan pengelola media sosial yang handal di setiap cabang, di mana sebanyak 47 peserta yang hadir merupakan perwakilan pilihan dari 19 cabang PSHT yang tersebar di wilayah Jabodetabek.

(Foto : Peserta pelatihan yang menerima materi dari Pengurus Pusat PSHT, Minggu (17/5/2026)
Ketua Umum PSHT, Dr. Ir. Muhammad Taufiq SH. M.Sc dalam sambutannya mengatakan, branding media sosial saat ini sangat perlu untuk organisasi, khususnya membangun citra yang positif.
“Era kemajuan teknologi, hal semacam ini perlu kita semua manfaatkan untuk membangun citra PSHT yang positif ke khalayak umum, khususnya lini kehumasan sebagai penyampai dan publikasi kegiatan.” Tuturnya.
Penguasaan media sosial saat ini sangat krusial bagi organisasi besar seperti PSHT, kehadiran platform digital dinilai sebagai garda terdepan untuk menyampaikan informasi yang benar, menangkal berita hoaks, serta mempublikasikan berbagai kegiatan positif organisasi kepada masyarakat luas.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi beragam, mulai dari manajemen strategi konten media sosial (Instagram, YouTube, dan TikTok), teknik fotografi dan videografi dasar, hingga penulisan narasi yang mencerminkan nilai budi luhur PSHT.
Selain kemampuan teknis pembuatan konten, pelatihan ini juga membekali peserta dengan literasi digital mengenai etika bermedia sosial, termasuk strategi konten agar dapat menarik minat orang banyak.
Pelatihan semacam ini penting agar seluruh kader dapat menjaga marwah dan nama baik organisasi di dunia siber yang berbasis internet, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan keseragaman informasi yang positif sekaligus memperkuat jaringan komunikasi antar-cabang di area Jabodetabek.
Ketua Umum PSHT, Dr. Ir. Muhammad Taufiq SH. M.Sc berharap, bekal pelatihan ini dapat segera diterapkan oleh setiap cabang sehingga citra organisasi semakin baik dan adaptif dengan perkembangan zaman.
“Sekarang pemberitaan sudah berbasis internet, saya harap, dengan strategi konten media sosial yang termuat nantinya bisa memberi informasi yang akurat, serta memberi dampak berupa citra positif untuk PSHT.” Tandasnya.