Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tanah Laut kembali menggelar agenda Tes Calon Warga di Lapangan Desa Tran Telaga, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan pada Minggu (17/5/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mencetak pesilat yang berkualitas dan berakhlak mulia, dan diikuti sebanyak 110 orang yang terdiri dari 11 Ranting se Cabang Tanah Laut.
Ketua PSHT Cabang Tanah Laut, Agip Eko Prasetyo, menekankan pentingnya peran seorang pelatih yang tidak hanya mahir secara fisik, tetapi juga harus menjadi panutan bagi para anggotanya.
“Menjadi pelatih bukan hanya mengandalkan fisik, namun juga harus sanggup menjadi teladan yang baik, karena pelatih adalah contoh,” tegas Agip dalam arahannya.

(Ketua PSHT Cabang Tanah Laut, Agip Eko Prasetyo saat memberi arahan terkait keteladanan dan kedisiplinan)
Ia juga berharap para siswa yang telah disahkan nantinya mampu meneruskan estafet kepelatihan dengan baik, karena menjadi pelatih merupakan jalan utama kita bisa memahami ilmu setia hati.
“Saya harap, para adik-adik yang telah disahkan bisa menjadi pelatih yang baik, demi bisa mengembangkan pencak silat khususnya di Kabupaten Tanah Laut,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan DPC PSHT Cabang Tanah Laut, Fahri Reza, memberikan pesan tegas mengenai kedisiplinan dan tata krama dalam berorganisasi.
Menurutnya, anggota PSHT harus mampu mengontrol emosi, mendahulukan logika, serta mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART).
“Warga PSHT jangan mengambil sikap keras, tapi kedepankanlah cara berpikir dulu sebelum bertindak, supaya tidak mendapat sebab akibat yang tidak baik,” pesan Fahri.
Dirinya juga mengingatkan seluruh jajaran terkait batasan usia calon warga yang akan disahkan agar tetap berada pada koridor ketentuan yang berlaku sesuai AD ART.
“Aturan jangan dilanggar, khususnya usia calon warga untuk kriteria pengesahan, jangan sampai melanggar aturan yang sudah ditetapkan AD ART,” pungkasnya.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh PSHT Cabang Tanah Laut ini diharapkan mampu terus melahirkan pesilat-pesilat tangguh yang berprestasi dan menjunjung tinggi nilai-budaya pencak silat di Tanah Laut, dan tentunya tetap mengedepankan keteladanan dan kedisiplinan.