(Foto : Ketua Umum PSHT, Dr. Ir. Muhammad Taufiq SH. M.Sc (tengah) bersama Ketua Harian PB IPSI, Benny Sumarsono (Kiri) saat penyerahan keabsahan organisasi dalam Munas IPSI, Foto:// Humas Pusat.)
Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) 2021 – 2026 telah menandatangani keabsahan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang diketuai oleh Ketua Umum Dr. Ir. Muhammad Taufiq SH. M.Sc dalam sebuah Surat Keputusan yang kemudian diumumkan dalam agenda Musyawarah Nasional (Munas) IPSI 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Munas IPSI 2026, dan dibacakan langsung oleh Ketua Harian PB IPSI, Benny Sumarsono sehingga menjadi momentum bersejarah mengingat PSHT saat ini sedang berada dalam konflik dualisme internal sejak September 2017 lalu.
Ketua Umum PSHT, Dr. Ir. Muhammad Taufiq SH. M.Sc dalam sesi podcast bersama Tim Humas Pusat dan didampingi oleh Ketua 1 Bidang Teknik dan Pencak Silat, Mayjen Totok Imam Santoso mengatakan, pengakuan PB IPSI ini telah berdasarkan keputusan Menkum terkait status badan hukum yang telah kembali dipulihkan.
“Surat yang ditandatangani Presiden ini merupakan kelanjutan dari badan hukum kita yang telah kembali pulih, sehingga keputusan PB IPSI memiliki dasar hukum yang jelas sesuai negara.” Ucap Ketua Umum PSHT.
Lebih lanjut, Ketua Umum PSHT, Muhammad Taufiq juga meminta kepada seluruh warga anggota agar tidak larut dalam euforia yang berlebihan, dan tetap menjalankan roda organisasi seperti biasanya.
“Selain badan hukum yang diakui negara, status kita juga telah diakui oleh IPSI dalam Munas, untuk itu saya meminta kepada seluruh warga untuk menjaga kondusifitas, dan tetap menjalankan aktivitas organisasi seperti biasanya.” Tegasnya.
Sebagai tindak lanjut badan hukum yang telah dipulihkan Menkum, dan pengakuan keabsahan dari PB IPSI dalam agenda Munas 2026, Ketua Umum PSHT melalui surat resmi mengajak kepada seluruh cabang dan pengprov untuk menyampaikan hal ini ke Forkompimda setempat sebagai langkah agar kondusifitas tetap terjaga.
Dalam sesi podcast tersebut, Ketua 1 Bidang Teknik dan Pencak Silat, Mayjen Totok Imam Santoso mengatakan, hal yang lebih penting untuk kita lakukan bersama saat ini adalah bagaimana caranya agar PSHT bisa bicara banyak di dunia prestasi.
“PSHT adalah organisasi besar dengan anggota yang jutaan, namun dalam ajang Sea Games kita justru tidak dapat banyak memberi medali, dan tentunya ini menjadi perhatian kita bersama.” Tegas Mayjen Totok Imam Santoso.
Sebelumnya, badan hukum PSHT telah dipulihkan kembali oleh Kementerian Hukum (Menkum) pada Juli 2025 lalu sebagai tindak lanjut dari Putusan PK 68 yang telah inkrah di Mahkamah Agung (MA) selaku lembaga pengadil tertinggi negara.

Atas dasar inilah, kemudian PB IPSI mengakui keabsahan PSHT yang diketuai oleh Dr. Ir. Muhammad Taufiq SH. M.Sc, bahkan diumumkan secara langsung dalam agenda Munas IPSI 2026 melalui Surat Keputusan yang ditandatangani langsung oleh Presiden RI, selaku Ketua Umum PB IPSI 2021 – 2026, Prabowo Subianto.