PALEMBANG – Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Selatan bersama IPSI Kota Palembang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Sabtu (30/5/2026).

Sekretaris Umum IPSI Provinsi Sumsel, Darlis menyatakan bahwa IPSI berkomitmen penuh untuk menjaga kondusivitas dan persatuan organisasi di bawah naungannya.

“Rapat koordinasi ini menjadi langkah penting bagi kita semua. Kami dari Pengprov IPSI Sumsel dan IPSI Kota Palembang sangat berharap momentum ini dapat memantapkan kepengurusan PSHT di Sumatera Selatan.” ucapnya.

“Selain itu, kehadiran PSHT sekaligus menjadi dorongan kuat agar para pihak dapat duduk bersama dan mencapai islah demi kejayaan prestasi pencak silat kita,” ujar Darlis di sela kegiatan.

Pertemuan krusial ini berlangsung di Padepokan IPSI Sematang Borang, Kota Palembang, dan bertujuan untuk memantapkan struktur kepengurusan PSHT di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

Sekretaris Pengprov PSHT Sumsel, Sutrisno mengatakan, audiensi ini penting untuk menguatkan keorganisasian antar cabang yang ada di Sumsel, karena IPSI telah mengeluarkan surat resmi tentang keabsahan PSHT.

“audiensi ini merupakan tindak lanjut organisasi mengingat IPSI Sumsel telah mengeluarkan surat resmi yang menyatakan bahwa PSHT yang sah adalah dengan ketua Dr. Ir. Muhammad Taufiq SH. M.Sc” tegasnya.

Selain pemantapan organisasi, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mendorong kedua belah pihak di tubuh PSHT yang saat ini sedang mengalami dualisme agar dapat mencapai kesepakatan damai atau islah demi kemajuan pencak silat daerah.

Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran petinggi silat Sumatra Selatan. Tampak hadir Sekretaris Umum IPSI Provinsi Sumsel, Drs. H. Darlis, dan Ketua IPSI Kota Palembang, H. Anton Nurdin.

Sementara dari pihak PSHT, hadir perwakilan PSHT Pusat Ratno, Sekretaris Pengprov PSHT Sumsel Sutrisno, Bendahara Pengprov Rosminah, Ketua Cabang PSHT Palembang Sutrisno, Sekretaris Cabang S. Rony Kurniawan, Bidang Organisasi M. Lutfi Steven, serta puluhan warga PSHT lainnya.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini diharapkan mampu menghasilkan formula terbaik bagi masa depan kepengurusan PSHT, baik di tingkat kota maupun provinsi.