Menjelang pelaksanaan Parapatan Luhur (Parluh) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) 2026, Ketua Penyelenggara Parluh 2026, Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, SIP, E.Sos., M.Tr.(Han.), mengajak seluruh warga untuk bersama menyukseskan agenda akbar organisasi.

Ajakan itu disampaikan dalam pesan menjelang pelaksanaan Parluh 2026 yang rencananya berlangsung di Padepokan Agung Madiun, Jl. Merak Nomor 10, pada 25–27 September 2026 mendatang.

“Dulur dulur semua, mari sama sama kita sukseskan perapatan luhur 2026 ini,” ujar Mayjen TNI Totok Imam Santoso dalam pesannya di kanal Youtube PSHT Pusat.

Menurutnya, pelaksanaan Parluh 2026 bukan hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum bagi seluruh warga untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan PSHT.

Ia menyebut forum tersebut sebagai kesempatan untuk melihat kembali berbagai hal yang telah dilalui sekaligus membangun kembali kebersamaan antar warga PSHT.

“Ini adalah momentum kita bersama untuk mengevaluasi diri, untuk membangun dan merajut kembali kebersamaan untuk menata SHT ke depan yang lebih baik.” ungkapnya.

Mayjen TNI Totok Imam Santoso juga mengingatkan bahwa PSHT merupakan organisasi yang harus dijaga bersama oleh seluruh warganya.

Karena itu, keberlangsungan organisasi tidak hanya menjadi tanggung jawab sebagian pihak, melainkan menjadi tanggung jawab bersama.

“Ingat, PSHT adalah organisasi yang harus kita jaga, kita amankan,” tegasnya.

Ia kemudian menyampaikan pandangan mengenai pentingnya menjaga organisasi dalam jangka panjang. Menurutnya, keberadaan seseorang di dalam organisasi pada akhirnya akan berakhir, tetapi organisasi harus tetap bertahan dan terus berjalan.

“Kalau orang suatu saat akan hilang, tapi kalau organisasi akan selama lamanya kekal abadi,” tegasnya.

Melalui pesan tersebut, Ketua Penyelenggara Parluh 2026 mengajak seluruh warga PSHT untuk menyambut agenda tersebut dengan semangat perdamaian dan kebersamaan.

Pelaksanaan Parluh diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat persaudaraan sekaligus menata organisasi agar semakin baik ke depannya.

Sebelumnya, Ketua Penyelenggara Parapatan Luhur PSHT 2026, Mayjen Totok Imam Santoso juga telah menyerukan bahwa pelaksanaan Parluh 2026 bisa menjadi momentum rekonsiliasi organisasi, dan dijadwalkan berlangsung pada 25–27 September 2026 mendatang di Madiun, Jawa Timur.