Sebanyak 27 kader terbaik Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) resmi mengemban amanah dalam jajaran Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Masa Bakti 2026–2030.
Pelantikan dan pengukuhan kepengurusan PB IPSI periode 2026–2030 berlangsung di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, Sabtu (5/9/2026), dan dilantik langsung Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (KONI), Marciano Norman.
Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru di era pasca Prabowo Subianto bagi PB IPSI untuk periode empat tahun ke depan.
Ketua Umum PB IPSI 2026–2030, Sugiono menegaskan bahwa kepengurusan baru memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan pengembangan pencak silat Indonesia.
“Saya rasa itu merupakan tanggung jawab yang besar yang harus dilakukan oleh IPSI, selain juga di luar tanggung jawab dan tugas untuk bisa menduniakan pencak silat dalam event-event besar dunia, khususnya Olimpiade,” ujar Sugiono
Bagi PSHT, masuknya puluhan kader dalam struktur organisasi induk pencak silat Indonesia tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi organisasi dalam ikut memajukan pencak silat nasional.
Sebelumnya, 27 kader PSHT telah tercatat dalam susunan kepengurusan PB IPSI berdasarkan struktur yang ditetapkan untuk masa bakti 2026–2030.
Ketua Umum PSHT, Dr. Ir. Muhammad Taufiq, S.H., M.Sc., menyampaikan bahwa kepercayaan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, kader PSHT yang mendapatkan kepercayaan di PB IPSI harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pencak silat Indonesia.
“Lewat pelantikan kader terbaiknya, PSHT terus selalu berkontribusi secara nyata untuk memajukan pencak silat di Indonesia, sesuai amanat dan kepercayaan yang diberikan dalam mengemban amanah di PB IPSI.” terangnya.
Keberadaan kader PSHT dalam kepengurusan PB IPSI tersebar pada berbagai bidang strategis. Mulai dari Dewan Pembina, Dewan Pakar, dan jabatan penting di PB IPSI lainnya.
Dalam susunan tersebut, Muhammad Taufiq dipercaya sebagai Dewan Pembina PB IPSI. Sementara sejumlah kader PSHT lainnya menempati posisi strategis, di antaranya Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar, Irjen Pol. Drs. Nunung Syaifuddin sebagai Wakil Ketua Umum II, serta Sunarno, S.H., M.M. sebagai Wakil Sekretaris Jenderal I.
Sebelumnya, Ketua Umum PSHT juga telah menekankan pentingnya para kader yang dipercaya dalam kepengurusan PB IPSI untuk tidak sekadar mengisi struktur organisasi.
Mereka diharapkan mampu mengembangkan prestasi pencak silat dari tingkat daerah hingga internasional sekaligus memperkenalkan pencak silat sebagai bela diri asli bangsa Indonesia.
Dengan dilantiknya kepengurusan PB IPSI Masa Bakti 2026–2030, PSHT berharap kontribusi 27 kader tersebut dapat memberikan manfaat bagi pembinaan atlet, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan organisasi, serta peningkatan prestasi pencak silat Indonesia di pentas nasional maupun internasional.

Berikut 27 kader PSHT yang dipercaya mengemban amanah dalam PB IPSI Masa Bakti 2026–2030:
1.Dr. Ir. Muhammad Taufiq, S.H., M.Sc. — Dewan Pembina
2. Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han) — Wakil Ketua Dewan Pakar
3. Irjen Pol. Drs. Nunung Syaifuddin, M.M. — Wakil Ketua Umum II
4. Sunarno, S.H., M.M. — Wakil Sekretaris Jenderal I
5. Zulaikha Nur Khasanah — Anggota Bidang Organisasi
6. Irul Trishima Atias, S.Or., AIFO-P — Anggota Bidang Kemitraan Antar Lembaga
7. Dr. Ir. Gatot Kustyadji, S.E., M.Si., IPU — Anggota Bidang Perencanaan Usaha
8. Wury Febrianingrum Suyono, S.I.Kom., MAP., QRMA — Anggota Bidang Promosi dan Pemasaran
9. Yohanes Iwan — Anggota Bidang Promosi dan Pemasaran
10. Edi Suhartono — Anggota Lembaga Pelatih
11. Suhud, S.Pd. — Anggota Lembaga Pelatih
12. Muhammad Soleh, S.Pd. — Anggota Lembaga Wasit Juri
13. Pudji Dwi Riyanti, S.Pd. — Anggota Lembaga Wasit Juri
14. Dr. (c) Runik Irwanto — Wakil Ketua Komisi Hukum
15. Dr. Wahyu Sandhya, S.H., M.H. — Anggota Komisi Hukum
16. Dr. Samsul Hidayat, S.H., M.H. — Anggota Komisi Hukum
17. Ujang Wartono, S.H., M.H. — Anggota Komisi Hukum
18. Agus Saeful Rohman, S.Pd. — Anggota Bidang Seni dan Budaya
19. Suharti — Ketua Lembaga Pelatih dan Juri Festival
20. M. Agus Subagyo, S.H. — Anggota Bidang Mental Spiritual
21. Muhammad Tohir, S.Pd., M.M. — Anggota Bidang Mental Spiritual
22. Eka Ardiana, S.Or., M.Pd. — Anggota Bidang Pemberdayaan Perempuan
23. Drs. Adji Antoko — Wakil Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan
24. Prof. Dr. Awan Hariano, S.Pd., M.Or. — Anggota Bidang Penelitian dan Pengembangan
25. Fahmi Wardi — Wakil Ketua Bidang Sertifikasi dan Standardisasi
26. Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Puja Laksana, S.H., M.Si. — Anggota Komisi Bela Negara
27. Oktaviana Nur Ajid, S.Pd., M.Pd. — Bidang Bimbingan Teknis (Bimtek)