Dorong Prestasi Pencak Silat, 270 Pelatih PSHT Se-Jabodetabek Ikuti Pelatihan KhususPengurus Pusat PSHT melalui Biro Pencak Silat Prestasi menggelar pelatihan bagi pelatih prestasi di Padepokan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (10/5/2026).
Ketua Umum PSHT, Dr. Ir. Muhammad Taufiq, SH., M.Sc., menyampaikan bahwa agenda ini merupakan langkah nyata organisasi untuk berkontribusi lebih besar di kancah olahraga nasional maupun internasional.
“Kita harus aktif mengembangkan prestasi untuk menduniakan pencak silat. Targetnya, pencak silat semakin dikenal luas hingga mendapatkan pengakuan dari Komite Olimpiade Internasional agar bisa dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi di Olimpiade,” tuturnya.

(Ketua Umum PSHT, Dr. Ir. Muhammad Taufiq SH M.Sc saat memberi arahan)
Pelatihan ini diikuti oleh 270 peserta dari wilayah Jabodetabek. Prioritas diberikan kepada para pelatih yang aktif membina di tingkat SD, SMP, dan SMA. Langkah ini bertujuan agar organisasi yang telah berusia lebih dari satu abad ini mampu mencetak atlet berbakat sejak dini.
Pencak silat di PSHT sendiri mencakup lima unsur utama yang tertuang dalam Panca Dasar dan Mukadimah, yakni Persaudaraan, Olahraga, Bela Diri, Seni Budaya, dan Kerohanian.
Pelatihan kali ini secara khusus difokuskan untuk mempertajam teknik melatih, meningkatkan kompetensi, serta memperdalam pemahaman mengenai periodisasi latihan dan fase-fase persiapannya.
Melalui program ini, Dr. Ir. Muhammad Taufiq berharap kualitas pelatih di lapangan semakin kompeten sehingga prestasi atlet PSHT terus meningkat. Beliau juga mengingatkan amanat dari Presiden RI sekaligus Ketua Umum PB IPSI periode 2004–2026, Prabowo Subianto.
“PSHT harus berperan aktif dalam memajukan prestasi pencak silat. Ini adalah pesan khusus dari Bapak Prabowo selaku Presiden kita yang juga tokoh sentral pencak silat,” pungkasnya.