(Foto : Ketua Majlis Luhur PSHT, Ir. Eddy Asmanto (Nomor dua dari kiri) saat memberi arahan. Foto:// Humas Pusat)
Hadapi perkembangan zaman, Ketua Majlis Luhur Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Ir Eddy Asmanto beri sejumlah pesan untuk para generasi penerus, hal tersebut ia sampaikan dalam sesi dialog interaktif saat menghadiri rakor Pengprov Kalsel, di Rumah Makan Talipuk, Banjang, Hulu Sungai Utara, Minggu (3/5/2026)
Dalam pernyataannya, Eddy Asmanto menyampaikan bahwa untuk meneruskan pencak silat di PSHT, maka organisasi harus dinamis, mengingat perkembangan zaman dari generasi ke generasi tidak bisa disamakan.
“Sesuai isi mukadimah, pencak silat salah satu ajaran setia hati di tingkat pertama dengan unsur bela diri, olah raga, dan seni perlu dikembangkan agar menarik minat orang untuk mempelajarinya, karena organisasi kita ini dinamis mengikuti perkembangan.” Tuturnya.
“Karena dinamis, maka PSHT ke depan perlu melihat pola latihan dan penyampaian ajaran yang efektif agar lebih mudah dipahami generasi mendatang.” Tambahnya
Selain organisasi yang dinamis, Ketua Majlis Luhur juga berpesan agar diskusi keilmuan seputar setia hati bisa lebih digiatkan, karena ilmu dan pemahaman dapat hadir dari hasil dialog yang bermanfaat antar para anggotanya.
“Sarasehan di PSHT bisa menjembatani pemahaman yang lebih baik bagi generasi penerus untuk tau tentang keilmuan di setia hati, tentu hal ini tidak lepas dari adu gosok pemikiran anggota satu dengan yang lain.” Ucapnya
Ketua Majlis Luhur, Eddy Asmanto juga menekankan diskusi keilmuan seputar setia hati harus terus disampaikan dari para sesepuh ke generasi muda, agar terbentuk buah pikir baru yang bisa membawa organisasi menjadi lebih baik.
“Selama keilmuan tentang setia hati terus diedukasi, dan disampaikan, saya yakin selama itu pula generasi muda akan mampu mengolahnya menjadi buah pikir baru yang membawa perubahan lebih baik bagi organisasi.” Tegasnya
Anggota Majlis Luhur PSHT, Simun Sofyan juga berpesan agar para warga bisa selalu saling mengingatkan satu sama lain, dan menjaga komunikasi yang baik di era perkembangan teknologi yang semakin mudah ini.
“Komunikasi antar warga perlu dijaga, terutama untuk saling mengingatkan kebaikan, apalagi sekarang teknologi sudah canggih, jangan sampai kita cenderung abai, hingga terjadi pembiaran.” Tutur Anggota Majlis Luhur yang berdomisili di Kalimantan ini.