psht.id¬†”¬†Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta gelar sarasehan tekhnik silat (20/01/22). Bertempat di kediaman Mas Sakti Tamat, sesepuh PSHT, kegiatan di hadiri oleh Mas Sukisno, Mas Suparno dan warga PSHT lainnya. Kegiatan dimulai pukul 20.00¬† sampai 23.30 WIB.

Sarasehan merupakan kegiatan untuk mengokohkan nilai ajaran PSHT yaitu persaudaraan. Pada kesempatan sarasehan ini dipandu oleh Mas Sukisno membedah materi tekhnik yang disampaikan oleh Mas Agus Marbai (Murid Mas Suyitno).

Beliau mengupas materi jurus 1 sampai jurus 5 dengan sangat baik sekali. Banyak sekali materi yang sangat bermanfaat dan belum dibedah sebelumnya. Melalui gerakan jurus yang sudah diberikan ditempat latihan ternyata membuka gerakan lain yang bisa dikembangkan, gerakan kembangan tersebut dipraktekkan langsung oleh mas Ba’i tepat sesuai kegunaan dan manfaatnya. Sayang waktu sangat terbatas untuk membuka lebih dalam. Namun demikian apa yang telah dikupas sangatlah bermanfaat.

Sarasehan ini juga dihadiri oleh Mas Suparno selaku pengurus pusat Bidang Ajaran Beliau berharap sarasehan dapat dilakukan secara terus menerus untuk menjaga kualitas jurus, senam dan materi ke-SHan lainnya. Dalam kesempatan beliau memberikan wejangan kerohanian. Ajaran Ke-SHan ajaran universal, tidak bertentangan dengan agama manapun. Beliau mengajak dulur-dulur yang hadir untuk semakin tekun beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan YME.

Sarasehan ini dilakukan sebagai kegiatan awal Komisariat UIN Jakarta menyambut 100 Tahun Persaudaraan Setia Hati Terate. PSHT didirikan oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo pada tahun 1922, dan tepat tahun ini masuk usia ke 100 tahun yaitu tahun 2022. Perjalanan panjang PSHT berkontribusi membangun bangsa dan negara. Semenjak zaman penjajahan sampai zaman modern seperti saat ini. (Muchlisin)