Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Terate Jaya Tebo 148 menorehkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Pencak Silat Sarolangun Challenge Piala Kemenpora 2026 di Kompleks Gelora Sarolangun Emas Sport, Jumat (16/10/2026).

Ketua Pusdiklat Terate Jaya Tebo, Matrokim, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah berkompetisi dan menyumbangkan medali.

“Capaian kita ini merupakan hasil dari kerja keras atlet, ketekunan dalam berlatih, serta dukungan berbagai pihak terhadap pembinaan prestasi.” Ungkapnya.

Kontingen yang berasal dari lingkungan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tebo tersebut berhasil membawa pulang 11 medali, terdiri atas satu emas, empat perak, dan enam perunggu.

Untuk rincian, satu medali emas diraih Latif Prasetya pada kategori tanding kelas O usia dini. Empat medali perak masing masing disumbangkan Natasya Angelyna Zahra dan Arkhaan Hafizh Purba pada kategori seni tunggal, serta Alghazali Rahman Sakti Purba pada tanding kelas A usia dini dan Esa Putra Ramadhan pada tanding kelas E usia dini.

Sementara itu, enam medali perunggu diraih Baraka Adly Himawan pada tanding kelas L remaja, Raffif Al Ghifari pada kategori tanding usia dini, Arkhaan Hafizh Purba pada tanding kelas B praremaja, serta Nur Annisa, Sri Wahyu Ningsih, dan Riki Pratama Purba pada kategori tunggal baku.

Matrokim berharap, lewat kejuaraan ini bisa menjadi ajang bagi para atlet untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding dalam kompetisi pencak silat.

“Hasil yang diraih ini semoga dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga kedisiplinan, dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan berikutnya.” Jelasnya.

Raihan tersebut menjadi bagian dari upaya Pusdiklat Terate Jaya Tebo 148 dalam mengembangkan potensi atlet melalui pembinaan yang terarah dan berkesinambungan.

Pengurus PSHT Cabang Tebo juga turut hadir memberi dukungan langsung, di antaranya Dewan Pertimbangan Cabang Taryono, dan Juwadi, Wakil Ketua I Bidang Organisasi, Prayitno Purba, Bidang Ajaran dan Kajian SH, Agus Waluyo, Bidang Atlet Prestasi, Murningsih.

Keikutsertaan kontingen dari Pusdiklat dalam kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga menjadi sarana pembentukan mental bertanding, kedisiplinan, dan sportivitas.

Melalui capaian di Sarolangun Challenge Piala Kemenpora 2026, Pusdiklat Terate Jaya Tebo diharapkan terus memperkuat pembinaan dan melahirkan para atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tebo baik di tingkat regional maupun nasional.