Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Komisariat Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarbaru, Kalimantan Selatan memperingati Dies Natalis ke-19, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Student Center (SC) Fakultas Pertanian ULM, Banjarbaru. Peringatan ini menjadi momentum bagi warga PSHT di lingkungan kampus untuk kembali memperkuat tali silaturahmi.
Tidak hanya itu, keberadaan organisasi di lingkup kampus atau perguruan tinggi perlu dimaknai bersama sebagai wadah persaudaraan bagi mahasiswa dan warga PSHT.
Ketua Umum Komisariat PSHT ULM, I Putu Wiraga Putra, mengatakan keberadaan PSHT di lingkungan kampus tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun hubungan antar para warga.
“PSHT di ULM hadir buat wadah kita para warga berkumpul, dan saling bersilaturahmi. Jangan sampai acuh satu sama lain, mari bersama-sama kita kembangkan dan majukan organisasi di lingkup kampus ini,” ujarnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi PSHT Komisariat ULM. Terlebih, lingkungan kampus mempertemukan warga dari berbagai latar belakang dan asal daerah yang perlu terus dirawat dalam ikatan persaudaraan.
Sementara itu, Sesepuh sekaligus Warga Tingkat II PSHT Banjarbaru, Juwarto, mengingatkan agar setiap warga memahami nilai nilai yang menjadi dasar dalam kehidupan berorganisasi maupun bersaudara di PSHT.

Ia menegaskan, Panca Dasar PSHT semestinya menjadi pedoman bagi setiap warga setelah menjalani proses pengesahan.
Lebih lanjut, keterlibatan warga tidak semestinya dibatasi oleh jabatan struktural, sebab setiap warga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga, mengembangkan, dan memajukan organisasi sesuai dengan kapasitas masing masing.
“PSHT punya Panca Dasar, inilah patokan kita. Karena itu ketika sudah disahkan jadi warga, jangan lagi bicara aku bukan pengurus. Padahal kita semua punya keterlibatan yang sama untuk organisasi,” tegas Juwarto.
Dies Natalis ke-19 PSHT Komisariat ULM pun diharapkan tidak berhenti sebagai peringatan bertambahnya usia organisasi. Momentum tersebut menjadi pengingat untuk terus merawat persaudaraan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap PSHT di lingkungan perguruan tinggi.