(Foto: Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Dr. Ir. Muhammad Taufiq SH. M.Sc, Foto:// Humas Pusat)
Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Dr. Ir. Muhammad Taufiq SH. M.Sc mengajak seluruh warga menjadikan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia untuk meneladani semangat juang Ki Hajar Harjo Utomo.
Menurut Muhammad Taufiq, kemerdekaan tidak semestinya hanya dimaknai sebagai perayaan tahunan, momentum tersebut perlu menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk melanjutkan nilai perjuangan melalui pengabdian, persaudaraan serta kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa dan negara.
Ia juga mengingatkan warga PSHT untuk meneladani perjuangan pendiri PSHT, Ki Hajar Harjo Utomo, yang dikenal sebagai salah satu pejuang perintis kemerdekaan Republik Indonesia.
“Semangat perjuangan Ki Hadjar Hardjo Oetomo penting untuk terus diwariskan kepada generasi PSHT. Perjuangan tersebut tidak hanya dimaknai dalam konteks perjuangan melawan penjajah, tetapi juga bagaimana setiap warga mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.” Terangnya dalam chanel youtube resmi PSHT.
Muhammad Taufiq juga menilai, perjuangan tersebut sejalan dengan ajaran PSHT yang menempatkan pembentukan manusia berbudi luhur sebagai bagian penting dari perjalanan seorang warga.
Karena itu, warga PSHT diharapkan tidak berhenti pada kebanggaan terhadap sejarah organisasi, tetapi mampu menerjemahkan keteladanan para pendahulu melalui sikap dan tindakan dalam kehidupan.
Muhammad Taufiq juga mengajak seluruh warga PSHT menjaga persaudaraan, memperkuat persatuan serta menghindari berbagai tindakan yang dapat merusak hubungan kerukunan.
“Selayaknya kita harus bersatu padu mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur, di mana ini menjadi tekad pemerintah sehingga kita patut mendukung dan berusaha mewujudkannya.” Terangnya.
Menurutnya, tantangan perjuangan pada masa kini memiliki bentuk yang berbeda dengan masa perjuangan para pendahulu. Jika generasi dulu berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan pendidikan, pengabdian, prestasi dan karya yang memberikan manfaat.
Momentum kemerdekaan diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh warga PSHT bahwa warisan terbesar dari para pejuang bukan hanya nama dan sejarah, melainkan nilai perjuangan yang terus hidup dan diwujudkan dalam kehidupan nyata.
“Di momen kemerdekaan ini, para warga PSHT di luaran sana harus dapat menanamkan rasa nasionalisme, sebagaimana cita cita dan harapan pendiri organisasi kita, yaitu Ki Hajar Harjo Utomo sebagai pahlawan perintis kemerdekaan.” pungkasnya.