Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Balikpapan, Kalimantan Timur, berhasil meraih juara umum dalam Kejuaraan Kota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Balikpapan 2026, yang berlangsung di Kota Balikpapan, Minggu (18/10/2026).
Prestasi tersebut diraih melalui perolehan 79 medali emas, 19 medali perak, dan 8 medali perunggu. Capaian ini menjadi bukti kerja keras para atlet, pelatih, serta dukungan organisasi dalam membina dan mengembangkan potensi pesilat di Kota Balikpapan.
Ketua PSHT Cabang Balikpapan, Ridhon Ruslan Hadi, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan torehan prestasi yang membanggakan bagi keluarga besar PSHT.
“Ini merupakan torehan prestasi membanggakan, sekaligus kontribusi PSHT Balikpapan di dunia prestasi dengan mencetak atlet-atlet unggul untuk pencak silat di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus mengembangkan kemampuan dan menjaga konsistensi dalam latihan.
Prestasi yang diraih juga menjadi bagian dari kontribusi PSHT dalam mendukung perkembangan pencak silat, khususnya di Kalimantan Timur.

(Ketua PSHT Cabang Balikpapan, Ridhon (berdiri tengah) saat PSHT Balikpapan meraih juara umum, Minggu (18/10/2026)
Sementara itu, Sesepuh PSHT Kalimantan Timur, Nur Ali, berpesan agar para atlet tidak cepat berpuas diri atas keberhasilan yang telah diraih.
“Para atlet teruslah berlatih dan jangan mudah berbangga diri dengan capaian yang diraih. Tingkatkan terus teknik dan fisik, serta tetap berprestasi di berbagai event kejuaraan,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa prestasi bukanlah akhir dari perjalanan seorang atlet, melainkan pijakan untuk terus meningkatkan kualitas diri.

(Foto: Ketua PSHT Balikpapan, Ridhon (kiri) bersama Sesepuh PSHT Kalimantan Timur, Nur Ali (kanan). Foto:// istimewa)
Kedisiplinan, ketekunan, dan semangat belajar menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan pada kejuaraan berikutnya.
Keberhasilan PSHT Cabang Balikpapan meraih juara umum diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan organisasi, tetapi juga memperkuat pembinaan atlet pencak silat yang berkelanjutan.
Dengan demikian, semakin banyak pesilat potensial yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang kejuaraan, baik tingkat regional maupun nasional.Salam Persaudaraan!