Menebar cinta kasih sesama manusia, Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Banjarbaru gelar bakti sosial di lingkungan sekitar Padepokan Suryanata Cabang Banjarbaru, Minggu (18/01/2026) pagi.

Ketua PSHT Cabang Banjarbaru, Ifan Kurniawan dalam arahannya mengatakan, PSHT tidak hanya mengajarkan pencak silat saja, namun bakti sosial ini menjadi bukti wujud penerapan dari memayu hayuning bawono, atau memperindah keindahan dunia.

“Menjaga kebersihan lingkungan sekitar padepokan merupakan wujud kepedulian PSHT Cabang Banjarbaru dalam menjalankan ajaran cinta kasih terhadap sesama manusia.” Terangnya

Baksos dengan membersihkan lingkungan di sekitar padepokan ini juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1448 Hijriah mendatang, dengan ibadah sosial ke masyarakat.

Tidak sampai di situ, lokasi sekitar Padepokan Suryanata Cabang Banjarbaru dipilih karena keberadaan padepokan sebagai pusat pengembangan organisasi harus bisa membawa dampak yang positif di masyarakat.

“Selain dalam rangka menjelang bulan suci Ramadan, lewat bakti sosial ini PSHT Banjarbaru ingin menunjukkan bahwa kehadiran organisasi dapat membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.” Jelasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan siswa yang berasal dari seluruh rayon atau tempat latihan yang ada di PSHT Cabang Banjarbaru, mulai dari tingkat polos hingga putih.

Terpisah, Ketua Umum PSHT, Dr. Ir. Muhammad Taufiq mengatakan, kegiatan positif yang dilakukan oleh seluruh anggota PSHT merupakan langkah strategis untuk membentuk citra organisasi yang baik di masyarakat.

“Publikasi kegiatan bakti sosial, seminar anti kekerasan, dan testimoni anggota berprestasi akan membangun citra ini (citra baik untuk organisasi.” Jelasnya.

Ketua Umum PSHT juga menekankan para warga untuk terus membangun persaudaraan yang produktif, dengan membentuk karakter para anggotanya.

“PSHT perlu secara konsisten mengampanyekan perannya sebagai “agen pembentuk karakter”, bukan sekadar perguruan silat saja.” Tambahnya.