Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) bekali wawasan (workshop) seputar mekanisme tata kelola Parapatan Ranting di Padepokan PSHT Cabang Bekasi Kota, Minggu (18/01/2026).

“Lakukan audit internal, evaluasi efektivitas komunikasi, dan umumkan peningkatan sistem pembinaan, kode etik, serta sanksi yang lebih tegas.” Jelas Ketua Umum PSHT, Dr. Ir. Muhammad Taufiq SH. M.Sc dalam arahannya pada kegiatan tersebut.

Acara workshop ini diikuti oleh jajaran pengurus ranting, rayon, hingga para pelatih dan warga di lingkup cabang Kabupaten Bekasi, dan Bekasi Kota.

Dr. Ir. Muhammad Taufiq SH. M.Sc juga menekankan pentingnya transparansi komunikasi ke internal, sehingga tata kelola organisasi menjadi lebih solid, dan menghindari salah paham dalam penyampaian informasi.

“Para warga, dan pelatih di semua tingkatan harus mendapatkan penjelasan yang sama dan jelas dari pusat mengenai setiap kebijakan baru guna mencegah misinformasi dan menunjukkan kepemimpinan yang solid.” Ucapnya.

Tidak hanya tata kelola organisasi, Dr. Ir. Muhammad Taufiq SH. M.Sc juga menyoroti sejumlah hal lain yang berkaitan dengan kemajuan organisasi, di antaranya membangun kerjasama dengan pihak eksternal.

“PSHT harus proaktif membangun komunikasi dengan aparat kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan awak media.” Tuturnya

“Hal ini bertujuan untuk membangun persepsi PSHT sebagai organisasi yang kooperaktif, terbuka, dan bisa menjadi bagian dari segala solusi.” Tambahnya

Tata kelola organisasi penting untuk dipahami setiap warga PSHT, baik mulai tingkat rayon hingga cabang, mengingat PSHT merupakan organisasi yang dinamis, dan berkembang sesuai dengan zaman.